Persiapan Sebelum Ke Luar Negeri Yang Harus Kamu Tahu

Persiapan Sebelum Ke Luar Negeri Yang Harus Kamu Tahu

Persiapan Sebelum Ke Luar Negeri Yang Harus Kamu Tahu

Persiapan Sebelum Ke Luar Negeri Yang Harus Kamu Tahu – Pernah terbesit untuk ingin pergi keluar negeri walau hanya sekedar jalan-jalan sambil menambah wawasan? Sebenarnya sulit tidak sih, mengurus persiapan-persiapan sampai dokumen-dokumen serta ketentuan-ketentuannya? ( pajang amat hehe :p ). Bagi yang baru pertama kali ingin jalan-jalan ke luar negeri dan sudah googling pasti sedikit atau banyak akan muncul kecemasan-kecemasan yang sebenarnya itu wajar sih, ya namanya juga belum ada pengalaman jadi pasti menduga-duga hehe 😀 . Tapi kata pepatah, akan selalu ada yang pertama dalam hidup kan? 🙂 jadi simpan kecemasan-kecemasan berlebihanmu dan baca artikel ini agar kamu lebih siap untuk jalan-jalan ke luar negeri.

Changi International Airport, Singapura
Changi International Airport, Singapura

Persiapkan Paspor

Paspor Republik Indonesia
Paspor Republik Indonesia

Paspor? Ya, paspor adalah benda yang amat sangat wajib kamu miliki ketika sedang mengadakan perjalanan ke luar negeri (termasuk cuma jalan-jalan liburan biasa sampai kunjungan kerja). Wajib? IYA 😀 , paspor merupakan tanda pengenal yang sah jika kita di luar negeri, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi warga Indonesia. Perlu kamu tahu bahwa ketika anda akan pergi keluar negeri/sedang di luar negeri/hendak pulang ke indonesia lagi, paspor tidak boleh sampai hilang karena akan diperlukan ketika di imigrasi. Ya intinya kalau mau berangkat ke luar negeri paspornya hilang ya tertahan di bandara jadi tidak bisa berangkat (walaupun sudah beli tiket dan persiapan lainnya). Sama halnya ketika kamu sedang di luar negeri dan hendak pulang ke Indonesia, ketika paspormu hilang.. ya kamu belum bisa balik/kembali ke Indonesia saat itu juga.

Paspor juga diperlukan ketika kita akan memesan tiket pesawat menuju ke luar negeri. Jadi, sebelum kamu beli tiket pastikan paspor kamu sudah tersimpan rapih di rumah/di kamar, karena pembuatan paspor yang tidak instan dan memerlukan sedikit waktu. Proses pembuatan paspor dapat dilaksanakan di kantor imigrasi setempat, karena saya domisili yogyakarta jadi saya membuat paspor saya di kantor imigrasi di barat Bandara Adisucipto (selata jalan). Untuk membuat paspor tidak bisa kamu asal datang ke kantor imigrasi ya ada prosedur yang harus kamu ikuti ( ini waktu pengalaman saya buat paspor, untuk ketentuan sekarang atau di daerah lain mungkin sedikit berbeda 😀 ). Akan ada artikel terpisah untuk prosedur dan tahapan membuat paspor, ya soalnya agak panjang dan lebar hehe 😀 .

Persiapkan Visa ( jika diperlukan )

Jangan lupakan visa. Visa diperlukan untuk mengunjungi beberapa negara atau negara tertentu, ya meski ada negara yang membebaskan visa bagi turis dengan kunjungan yang terbatas (misal tidak lebih dari 28 hari). Jika kamu ingin pergi ke negara-negara eropa seperti Perancis, Belgia, Belanda, Inggris ( eh masih masuk eropa gak ya? 😀 ), dan negara-negara lainnya, kamu memerlukan visa ( bukan visa yang di kartu Debit atau karti Kredit itu ya :p ).

Kamu bisa mengurus visa perjalanan di kantor kedutaan negara yang bersangkutan (yang ingin kamu tuju) yang berada di Indonesia sebelum kamu berangkat, meskipun ada negara yang memperbolehkan pengunjungnya untuk mengurus visa perjalanannya ketika sudah sampai (nama lainnya on the spot). Perlu diketahui juga bahwa mengurus visa tidak bisa langsung jadi atau selesai instan, kamu perlu menunggu dan pastikan juga masa berlaku paspor kamu masih berlaku enam bulan kedepan ( ini kata dosen saya yang sudah pernah ngurus visa ke UK :p ).

Belajar Bahasa (minimal Bahasa Inggris)

Sebelum kamu bepergian ke luar negeri, lebih baik atau sangat saya amat sarankan untuk bisa atau minimal mengerti bahasa setempat. Jika kamu tidak mengerti bahasa setempat, ya minimal kamu menguasai bahasa inggris (minimal banget bahasa inggris yang dipergunakan sehari-hari). Sebagai gambaran, sewaktu saya pergi ke Singapura bulan Agustus tahun 2019 lalu, ya dengan kemampuan bahasa inggris yang pas-pasan (ibarat kata skor toefl cuma diantara 400-500) itu masih sangat kurang menurut saya. Apalagi kamu di sana solo traveling, saya jamin tingkat kepanikan meningkat 25% ketika anda sedang bepergian 😀 . Tapi untuk kamu yang hanya sedikit – agak banyak mengerti bahasa inggris, mungkin kamu bisa memanfaatkan SmartPhone kamu dengan menginstall aplikasi seperti Google Translate, iTransalte dan uDictionary (serius ini beneran kepake, saya sudah coba).

Budaya dan Peraturan Negara yang Dituju

Poin ini juga merupakan poin yang wajib untuk kamu tahu sebelum kamu gasss ke luar negeri ya teman. Karena namanya beda negara ya pasti ada perbedaan budaya dan perbedaan peraturan. Seperti di singapura, jangan membuang sampah sembarangan ya teman kalau tidak ingin merusak acara liburan kamu. Seperti di thailand juga mempunyai peraturan yang tidak memperbolehkan turis untuk A B C D kalau tidak ingin di hukum. Jadi, poin ini sangat penting jika liburan kamu ingin SELAMAT! 😀

Beli Tiket Pesawat dan Hotel

Kalau untuk yang satu ini pasti semua orang juga tahu. Satu tips dari saya ketika ingin memesan tiket pesawat untuk keluar negeri, pastikan pesan jauh-jauh hari (kalau bisa pas lagi promo, seperti imlek, dan sebagainya). Sama juga untuk hotel, kamu bisa mengandalkan diskon-diskon dari travel-agent seperti traveloka, tiket.com, agoda, dan yang lainnya, ya karena terkadang beberapa dari mereka ngasih harga diskon yang gilee bener ( saya pernah dapat harga diskon 200rb per 3 malam yang harusnya 200rb itu satu malam, hemat gila gak tuh? 😀 ).

Salah satu hal yang harus kamu siapkan dibagian ini adalah kamu harus sampai bandara minimal satu jam sebelum keberangkatan untuk rute atau tujuan internasional. Kenapa? karena kamu harus cek berkas seperti paspor, visa, bagasi, pengecekan-pengecekan dan hal-hal lainnya. Terkadang maskapai sudah membuka gate atau pintu masuk ke pesawat tiga puluh menit sebelum take-off. Saya ingatkan ya, satu jam sebelum keberangkatan itu minimal ya, kalau bisa sih lebih untuk menghindari ketinggalan pesawaat atau hal buruk lainnya.

Tukarkan Uang (Secukupnya)

Ketika kita pergi ke negara lain, kita tidak bisa berbelanja dengan bebas menggunakan Rupiah. Sebaiknya kamu tukarkan uang Rupiah kamu ke mata uang negara tujuan (biar tidak ribet aja). Tapi INGAT! tukarkan secukupnya saja ya (saran saja sih). Lebih baik planning dahulu sebelum berangkat kamu disana mau beli atau belanja apa saja dan kemudian sesuaikan uang yang akan kamu tukarkan lalu lebihkan sedikit untuk dana tak terduga ( macam dana buat ke toilet :p ). Untuk kasus beberapa negara (tidak semua), walaupun negara tersebut tergolong negara maju, tetap berhati-hatilah dengan namanya copet, maling, atau sebangsanya. Ya, di luar negeri juga ada copet gaesss 😀 . Lah kalau kita mau jajan dan uangnya kurang bagaimana? Nah lanjut ke poin setelah ini.

Siapkan Kartu Debit atau Kartu Kredit (berlogo Visa atau Mastercard)

Nah ini lanjutan masalah keuangan kamu ketika di luar negeri. Ketika kamu di luar negeri sebaiknya simpan uang sebagian di kartu debit kamu. Alasan simpelnya, ya jika kamu kecopetan atau kecurian kamu masih bisa ambil uang melalui kartu debit kamu. Syukur-syukur bank kamu mendukung transaksi tanpa kartu.

Lalu saran bank/kartu debit/kredit mana yang bisa digunakan di luar negeri? Ketika kemarin saya ke singapura (sebenarnya lanjut ke malaysia dan thailand juga hehe), saya menggunakan kartu berlogo Visa dari Jenius yang berwarna Orange atau Orensss. Prosesnya? ya lancar aja kaya kamu ambil uang dengan kartu atm jenius di bank bni/bri/bca, dll. Ya cuma ada tapinya, tapinya adalah ada biaya administrasinya. Kalau biaya pengambilan uang menggunakan atm yang bukan banknya di Indonesia, biaya admin sekitar Rp 2.500,- sampai Rp 10.000,- maka biaya di sini lebih besar dari itu. Berapa biayanya? yang jelas lebih dari sepuluh ribu tapi tidak lebih dari lima puluh ribu. Untuk penggunaan atau penarikan dana dari luar negeri saya akan buatkan artikelnya terpisah.

Bawa Colokan Adaptor Universal

Kalau kamu liburan sambil bawa gadget ( kayanya si pasti bawa ya minimal bawa hape buat foto-foto 😀 ). Hal yang wajib kamu bawa selain powerbank adalah colokan adaptor universal. Alasannya karena colokan di Indonesia berbeda dengan colokan di negara lain, lihat saja seperti malaysia, singapura dan thailand. Pastikan kamu bawa benda ini agar kelangsungan hidup gadget kamu bisa terjamin di luar negeri ya teman. 🙂

Pilih SIMCard

SIMCard bisa dibilang penting gak penting tapi lumayan penting ( nah loh 😀 ). SIMCard atau lebih tersorot pada Paket Data atau Paket Internet akan sangat penting jika kamu ingin online ketika jalan-jalan di luar negeri. Bisa pakai Wi-Fi hotel si ( kalau hotelnya ada Wi-Fi :p ). Tapi kalau pas lagi di TeKaPe kaya di merlion park, twin tower petronas atau yang lainnya ingin online atau sambil video call, so pasti butuh paket internet juga kan? Ditambah lagi kalau di malaysia kamu akan sangat terbantu jika punya paket internet untuk cek maps atau pesan Grab, betul tidak? biar tidak nyasar aja 😀 .

Paket Roaming dari by.U
Paket Roaming dari by.U

Untuk perjalanan ke singapura, filipina atau thailand, saya bisa menyarankan kamu untuk menggunakan provider by.U dan kemudian mengaktifkan paket Roamingnya. Lho, emang murah paketannya? Enggak juga sih, cuma paketannya masih masuk di akal dan bisa jadi lebih murah daripada kamu beli provider di sana (saya masih survey untuk ini). Contohnya saja untuk roaming di Singapura kamu bisa dapat kuota 100GB dengan harga hanya Rp 155.000,- dan memiliki masa aktif 7 Hari, untuk di Filipina kamu bisa dapat 15GB dengan harga  Rp 190.000,- dan memiliki masa aktif 15 Hari, sedangkan untuk di Thailand kamu bisa dapat kuota 100GB dengan harga Rp 140.000,- untuk masa aktif 15 Hari (saya cek harga ini di aplikasi officialnya pada tanggal 08 Juli 2020 Pukul 17:51). Lalu bagaimana dengan malaysia? Kalau untuk ke malaysia, saya menyarankan untuk ambil saja paket lokal dari operator Celcom Axiata ( satu grup dengan XL Axiatanya Indonesia apa ya hehe :p ) yang kuota 30GB kalau tidak salah teman saya beli ini sekitar 30RM (30 ringgit malaysia). Nah menurut saya itu lebih murah daripada kamu sewa mifi yang biayanya hampir sama tapi kamu harus deposit dulu, lalu ambil mifinya dulu lalu harus mengembalikan mifinya setelahnya. Apapun pilihan kamu ini cuma sebatas saran aja ya buka sengaja iklann hehehe.. 😀

Nah mungkin itu dulu untuk artikel kali ini, karena takut kepanjangan dan lemot kalau dibuka. Untuk hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum keluar negeri lainnya akan saya buatkan sesi part ke-duanya di artikel yang lain. Semoga bermanfaat dan menambah keyakinan kamu untuk jalan-jalan keluar negeri. Semoga perjalananmu menyenangkan. 😀

Total dibaca 662 kali, Dibaca hari ini 3 kali

Share this story: